PGN Kabupaten Bandung Bekali Guru Ngaji dengan Skema Imtiyaz, Siapkan Pengajar Al-Qur’an Hadapi Era Digital
KABUPATEN BANDUNG — Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) memperkuat kapasitas para guru ngaji agar mampu beradaptasi dengan perkembangan metode pembelajaran dan tantangan era digital.
Penguatan tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Skema Imtiyaz, Strategi Pedagogik dan Andragogik dalam Pembelajaran Al-Qur’an Berbasis Transformasi Digital, yang digelar di Gedung Pemda Muhammad Toha, Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026).
Bimtek diikuti para guru ngaji dan pengurus PGNKB dari sejumlah kecamatan. Pada sesi pertama, peserta berasal dari Kecamatan Cileunyi, Cimenyan, Cilengkrang, Bojongsoang, Arjasari, Cicalengka, Cimaung, Cangkuang, Baleendah, Banjaran, Dayeuhkolot, Cikancung, dan Kertasari.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Bandung Dadang Supriatna, S.IP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah, S.Sos., M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M., penulis buku Skema Imtiyaz Dr. H. Mashudi, S.Ag., Ketua PGN Kabupaten Bandung H. Uya Mulyana, S.H.I., serta Ketua Pelaksana Bimtek Ustadz Ade Jatnika.
Guru Ngaji Dituntut Adaptif
Transformasi digital dinilai membawa perubahan terhadap pola belajar dan kehidupan anak-anak serta remaja. Kondisi tersebut membuat guru ngaji dituntut tidak hanya menguasai materi keagamaan, tetapi juga mampu memahami tantangan yang dihadapi peserta didik di ruang digital.
Dalam pemaparannya, Hj. Emma Dety Permanawati menekankan pentingnya tiga fondasi utama dalam pembentukan karakter generasi muda, yakni akidah, akhlak, dan adab.
“Akidah, akhlak, dan adab menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter anak-anak kita, terlebih di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam materi tersebut.
Akidah menjadi landasan keyakinan dan kesadaran seorang anak dalam menjalani kehidupan. Sementara akhlak berkaitan dengan pembentukan karakter, sikap saling menghormati, empati, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.
Adapun adab menjadi pedoman dalam perilaku sehari-hari, termasuk ketika berkomunikasi dan berinteraksi melalui media sosial.
Para guru ngaji juga didorong membiasakan anak-anak untuk melakukan tabayyun atau memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Bahaya Cyberbullying hingga Eksploitasi Anak
Dalam Bimtek tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai berbagai tantangan yang muncul akibat penggunaan internet dan media sosial.
Salah satunya adalah cyberbullying, seperti penghinaan, ejekan di grup percakapan, hingga penyebaran konten pribadi tanpa izin. Perilaku tersebut berpotensi memberikan dampak negatif terhadap perkembangan psikologis anak dan remaja.
Peserta juga diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran narasi kebencian serta paham ekstrem atau radikal yang dapat menyasar pengguna internet usia muda.
Selain itu, ruang digital juga memiliki risiko terhadap terjadinya kekerasan dan eksploitasi anak, termasuk pelecehan verbal serta manipulasi melalui interaksi dengan orang yang tidak dikenal.
Karena itu, peran guru ngaji dinilai semakin penting dalam memberikan pendampingan, pendidikan karakter, serta pemahaman keagamaan kepada anak dan remaja.
Skema Imtiyaz Jadi Bekal Pembelajaran Al-Qur’an
Usai sesi penguatan karakter dan literasi digital, kegiatan dilanjutkan dengan materi Skema Imtiyaz yang disampaikan Dr. H. Mashudi, S.Ag., selaku penulis buku Skema Imtiyaz.
Materi difokuskan pada penerapan Skema Imtiyaz serta strategi pedagogik dan andragogik dalam pembelajaran Al-Qur’an.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu guru ngaji mengembangkan proses pembelajaran yang lebih efektif, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak maupun santri.
Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi. Selain mendapatkan teori, mereka juga memiliki kesempatan untuk bertukar pengalaman mengenai praktik pembelajaran Al-Qur’an di wilayah masing-masing.
Sejumlah koordinator desa (Kordes) PGNKB turut menyampaikan pandangan dan pengalaman sebagai bagian dari forum berbagi pengetahuan antar-guru ngaji.
Perkuat Kualitas Guru Ngaji
Ketua PGN Kabupaten Bandung H. Uya Mulyana menempatkan peningkatan kapasitas guru ngaji sebagai bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Bandung.
Melalui kegiatan Bimtek tersebut, para guru ngaji diharapkan dapat membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.
“Guru ngaji bukan hanya mengajarkan cara membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda,” menjadi semangat yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.
PGNKB berharap peningkatan kompetensi guru ngaji dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, para pengajar Al-Qur’an mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman.
Melalui perpaduan antara kompetensi pembelajaran, penguatan akidah, akhlak dan adab, serta literasi digital, guru ngaji diharapkan semakin siap mendampingi generasi muda Kabupaten Bandung menghadapi tantangan kehidupan di era teknologi.
Abeh
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
200 Guru Ngaji Ikuti Bimtek PGN-KB Gelombang II di Soreang
KABUPATEN BANDUNG – Sebanyak 200 guru ngaji dari 10 kecamatan di Kabupaten Bandung mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Guru Ngaji di Era Digital PGN-KB Gelom
PGN Kabupaten Bandung Bekali Guru Ngaji dengan Skema Imtiyaz, Siapkan Pengajar Al-Qur’an Hadapi Era Digital
KABUPATEN BANDUNG — Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) memperkuat kapasitas para guru ngaji agar mampu beradaptasi dengan perkembangan metode pembelajaran dan tantanga
Tingkatkan Kapasitas Guru Ngaji, PGN Kabupaten Bandung Gelar Bimtek Skema Imtiyaz dan Transformasi Digital
Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGN Kabupaten Bandung) terus mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas guru ngaji dalam menghadapi perkembangan pendidikan di era digital. Upaya terseb
Semangat Belajar Ai Halimah, Guru Diniyah yang Terus Berikhtiar Tingkatkan Kompetensi
KABUPATEN BANDUNG, 10 Agustus 2026 — Semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri ditunjukkan Ai Halimah, kelahiran 1983, yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa S
Silaturahmi Korcam, Kordapil, Kordes, dan Korsek Guru Ngaji Pangalengan Matangkan Persiapan Bimtek
Kabupaten Bandung, 6 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) terus memperkuat koordinasi internal melalui kegiatan silaturahmi yang mempertemukan Koordinator
PGNKB Serahkan Bantuan Tunai kepada Guru Ngaji Korban Kebakaran di Arjasari
Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) menunjukkan kepedulian nyata terhadap anggotanya yang tertimpa musibah kebakaran dengan menyalur
Dedikasi Panjang Berbuah Penghormatan, Sukron Suherman, S.Pd. Resmi Purna Tugas sebagai Sekretaris Kecamatan Pacet
Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 – Suasana penuh haru dan rasa hormat mengiringi purna tugas Sukron Suherman, S.Pd. sebagai Sekretaris Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Setelah
Korcam PGNKB Margahayu Gelar Rapat koordinasi,Fokus Bahas BPJS Kesehatan dan Penguatan Program Guru Ngaji,
Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) Kecamatan Margahayu menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Koordinator Kecamatan (Korcam) Usta
Korcam PGNKB Margahayu Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Bahas BPJS Kesehatan dan Penguatan Program Guru Ngaji Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) Kecamatan Margahayu menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Koo
Korcam PGNKB Margahayu Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Bahas BPJS Kesehatan dan Penguatan Program Guru Ngaji Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupa
PGNKB Intensifkan Pembinaan di Solokanjeruk, Fokus Percepatan Bimtek dan Aktivasi BPJS Guru Ngaji Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) terus memperkuat pembinaan organisasi hingga ke tingkat kecamatan. Kali i
PGNKB Intensifkan Pembinaan di Solokanjeruk, Fokus Percepatan Bimtek dan Aktivasi BPJS Guru Ngaji Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandu
