<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
    xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
    xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
    <channel>
    <atom:link href="https://pgn-kb.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<title>PGN.OR.ID | FORUM PERSATUAN GURU NGAJI</title>
    <link>https://pgn-kb.com/feed</link>
    <description>PGN.or.id adalah wadah digital resmi Forum Persatuan Guru Ngaji Indonesia yang berkomitmen membangun kolaborasi, memperkuat peran guru ngaji, serta mewujudkan pendidikan keagamaan yang berkualitas dan membumi di tengah masyarakat. Bersatu, Berdaya, dan Berdampak.</description>
    <dc:language>en-en</dc:language>
    <dc:creator>rektor@pgn.or.id</dc:creator>
    <dc:rights>Copyright 2026</dc:rights>
    <admin:generatorAgent rdf:resource="https://sdn-cisaat.siloam.sch.id/" />
            <item>
            <title>PGNKB Serahkan Bantuan Tunai kepada Guru Ngaji Korban Kebakaran di Arjasari</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/18/pgnkb-serahkan-bantuan-tunai-kepada-guru-ngaji-korban-kebakaran-di-arjasari</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/18/pgnkb-serahkan-bantuan-tunai-kepada-guru-ngaji-korban-kebakaran-di-arjasari</guid>
            <description><![CDATA[ Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 &ndash; Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) menunjukkan kepedulian nyata terhadap anggotanya yang tertimpa musibah kebakaran dengan menyalurkan bantuan tunai&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 13:20:25 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 &ndash; Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) menunjukkan kepedulian nyata terhadap anggotanya yang tertimpa musibah kebakaran dengan menyalurkan bantuan tunai kepada keluarga guru ngaji korban kebakaran di Kampung Cimentrik, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Senin (3/8/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan atas instruksi Ketua Umum PGNKB, H. Uya Mulyana, sebagai bentuk respons cepat organisasi dalam membantu anggota yang mengalami musibah. Bantuan diserahkan langsung oleh Bidang Humas PGNKB, Abeh, bersama Bendahara Umum Lilis Hanifa Syadiyyah, didampingi Koordinator Kecamatan (Korcam) Arjasari, Icang.
Selain menyerahkan bantuan tunai, jajaran pengurus juga mengunjungi lokasi kebakaran untuk melihat langsung kondisi rumah yang hangus dilalap api serta memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.
Ketua Umum PGNKB, H. Uya Mulyana, menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun solidaritas di kalangan guru ngaji.
"Setiap musibah yang menimpa anggota adalah duka bagi keluarga besar PGNKB. Kami ingin memastikan bahwa organisasi hadir bukan hanya dalam menjalankan program, tetapi juga ketika anggota membutuhkan uluran tangan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali," ujarnya.
Keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh PGNKB. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran sekaligus menjadi motivasi bagi keluarga untuk kembali menata kehidupan.
Aksi sosial ini menjadi wujud nyata komitmen Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung dalam memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong. Melalui gerakan kemanusiaan tersebut, PGNKB terus berupaya hadir sebagai organisasi yang tidak hanya berfokus pada pembinaan guru ngaji, tetapi juga memberikan pendampingan dan bantuan kepada anggotanya yang menghadapi musibah.
PGNKB juga mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar keluarga korban diberikan ketabahan, kesehatan, serta kemudahan dalam membangun kembali rumah dan melanjutkan aktivitas seperti sediakala, ]]></content:encoded>
        </item>
            <item>
            <title>Dedikasi Panjang Berbuah Penghormatan, Sukron Suherman, S.Pd. Resmi Purna Tugas sebagai Sekretaris Kecamatan Pacet</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/17/dedikasi-panjang-berbuah-penghormatan-sukron-suherman-spd-resmi-purna-tugas-sebagai-sekretaris-kecamatan-pacet</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/17/dedikasi-panjang-berbuah-penghormatan-sukron-suherman-spd-resmi-purna-tugas-sebagai-sekretaris-kecamatan-pacet</guid>
            <description><![CDATA[ Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 &ndash; Suasana penuh haru dan rasa hormat mengiringi purna tugas Sukron Suherman, S.Pd. sebagai Sekretaris Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Setelah bertahun-tahun&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 07:19:52 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 &ndash; Suasana penuh haru dan rasa hormat mengiringi purna tugas Sukron Suherman, S.Pd. sebagai Sekretaris Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Setelah bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara, Sukron resmi mengakhiri masa tugasnya dengan meninggalkan jejak pengabdian yang mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Selama menjalankan amanah sebagai Sekretaris Kecamatan Pacet, Sukron Suherman dikenal sebagai sosok yang berdedikasi, memiliki integritas, serta berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepemimpinannya turut memperkuat koordinasi pemerintahan dan membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB).
Ketua dan keluarga besar PGNKB menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan. Organisasi tersebut menilai Sukron Suherman memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program dan kegiatan PGNKB, baik di tingkat Kecamatan Pacet maupun Kabupaten Bandung.
"Terima kasih atas dedikasi, perhatian, dan dukungan yang telah diberikan kepada PGNKB selama menjalankan tugas sebagai Sekretaris Kecamatan Pacet. Semoga silaturahmi dan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus berlanjut," demikian disampaikan dalam ucapan apresiasi dari keluarga besar PGNKB.
Memasuki masa purna tugas, Sukron Suherman didoakan senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, umur yang berkah, serta kesempatan untuk terus berkontribusi bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru kehidupan. Keteladanan, dedikasi, dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama bertugas diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Selamat memasuki masa purna tugas, Bapak Sukron Suherman, S.Pd. Pengabdian telah usai, namun jasa, dedikasi, dan keteladanan akan senantiasa dikenang serta menjadi inspirasi bagi banyak or ]]></content:encoded>
        </item>
            <item>
            <title>Rumah Guru Ngaji di Arjasari Hangus Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/16/rumah-guru-ngaji-di-arjasari-hangus-terbakar-tidak-ada-korban-jiwa</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/16/rumah-guru-ngaji-di-arjasari-hangus-terbakar-tidak-ada-korban-jiwa</guid>
            <description><![CDATA[ Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 &ndash; Musibah kebakaran menimpa rumah milik guru ngaji, Hajah Ai Rohimah, yang berlokasi di Kampung Cimentrik RT 051/RW 007, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung,&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 00:58:51 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 &ndash; Musibah kebakaran menimpa rumah milik guru ngaji, Hajah Ai Rohimah, yang berlokasi di Kampung Cimentrik RT 051/RW 007, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Api diduga mulai berkobar saat sebagian besar warga masih terlelap. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menghanguskan bangunan rumah beserta sebagian besar harta benda milik korban.
Warga sekitar berupaya memberikan pertolongan sembari melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung. Tak lama berselang, petugas tiba di lokasi dan bergerak cepat melakukan proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Kesigapan petugas berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, korban mengalami kerugian material yang cukup besar akibat rumah beserta isi bangunan yang hangus terbakar.
Hajah Ai Rohimah dikenal sebagai sosok guru ngaji yang aktif membimbing masyarakat dan anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya. Musibah yang menimpanya mengundang rasa prihatin dari warga serta berbagai pihak.
Diharapkan adanya kepedulian dan uluran tangan dari masyarakat, pemerintah, maupun lembaga sosial untuk membantu meringankan beban keluarga korban. Selain itu, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari.
Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan kepada Hajah Ai Rohimah beserta keluarga dalam menghadapi ujian ini serta menggantinya dengan rezeki yang lebih baik. ]]></content:encoded>
        </item>
            <item>
            <title>Korcam PGNKB Margahayu Gelar Rapat koordinasi,Fokus Bahas BPJS Kesehatan dan Penguatan Program Guru Ngaji,</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/15/korcam-pgnkb-margahayu-gelar-rapat-koordinasifokus-bahas-bpjs-kesehatan-dan-penguatan-program-guru-ngaji</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/15/korcam-pgnkb-margahayu-gelar-rapat-koordinasifokus-bahas-bpjs-kesehatan-dan-penguatan-program-guru-ngaji</guid>
            <description><![CDATA[ Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 &ndash; Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) Kecamatan Margahayu menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Koordinator Kecamatan (Korcam) Ustadz Iwan saputra.&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 15:06:04 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 &ndash; Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) Kecamatan Margahayu menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Koordinator Kecamatan (Korcam) Ustadz Iwan saputra. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Koordinator Desa (Kordes) Guru Ngaji se-Kecamatan Margahayu sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menyukseskan program kerja organisasi.
&nbsp;
Dalam rapat yang berlangsung di Kecamatan Margahayu itu, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi guru ngaji, persiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek), serta evaluasi dan penguatan berbagai program unggulan PGNKB.
&nbsp;
Ustadz Iwan saputra menegaskan pentingnya sinergi antara pengurus kecamatan dan koordinator desa agar seluruh program organisasi dapat berjalan secara maksimal. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para guru ngaji sekaligus memastikan setiap program dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anggota.
&nbsp;
"Seluruh pengurus diharapkan terus meningkatkan komunikasi dan kerja sama agar pelaksanaan program PGNKB berjalan efektif, terutama dalam pendataan BPJS Kesehatan, persiapan Bimtek, serta program-program sosial dan pemberdayaan guru ngaji," ujarnya.
&nbsp;
Selain membahas aspek administrasi dan teknis pelaksanaan program, rapat koordinasi juga menjadi forum untuk menyerap aspirasi dari para koordinator desa mengenai berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan langkah tindak lanjut organisasi.
&nbsp;
Melalui rapat koordinasi ini, PGNKB Kecamatan Margahayu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada guru ngaji, serta mendukung keberhasilan program-program yang telah dicanangkan oleh PGNKB Kabupaten Bandung demi terwujudnya kesejahteraan dan peningkatan kapasitas guru ngaji. ]]></content:encoded>
        </item>
            <item>
            <title>Korcam PGNKB Margahayu Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Bahas BPJS Kesehatan dan Penguatan Program Guru Ngaji  Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) Kecamatan Margahayu menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Koo</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/14/korcam-pgnkb-margahayu-gelar-rapat-koordinasi-fokus-bahas-bpjs-kesehatan-dan-penguatan-program-guru-ngaji-kabupaten-bandung-1-agustus-2026-persatuan-guru-ngaji-kabupaten-bandung-pgnkb-kecamatan-margahayu-menggelar-rapat-koordinasi-yang-dipimpin-koordinato</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/14/korcam-pgnkb-margahayu-gelar-rapat-koordinasi-fokus-bahas-bpjs-kesehatan-dan-penguatan-program-guru-ngaji-kabupaten-bandung-1-agustus-2026-persatuan-guru-ngaji-kabupaten-bandung-pgnkb-kecamatan-margahayu-menggelar-rapat-koordinasi-yang-dipimpin-koordinato</guid>
            <description><![CDATA[ Korcam PGNKB Margahayu Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Bahas BPJS Kesehatan dan Penguatan Program Guru Ngaji &nbsp; Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 &ndash; Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB)&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 14:47:15 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ Korcam PGNKB Margahayu Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Bahas BPJS Kesehatan dan Penguatan Program Guru Ngaji
&nbsp;
Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 &ndash; Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) Kecamatan Margahayu menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Koordinator Kecamatan (Korcam) Ustadz Iwan saputra. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Koordinator Desa (Kordes) Guru Ngaji se-Kecamatan Margahayu sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menyukseskan program kerja organisasi.
&nbsp;
Dalam rapat yang berlangsung di Kecamatan Margahayu itu, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi guru ngaji, persiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek), serta evaluasi dan penguatan berbagai program unggulan PGNKB.
&nbsp;
Ustadz Iwan saputra menegaskan pentingnya sinergi antara pengurus kecamatan dan koordinator desa agar seluruh program organisasi dapat berjalan secara maksimal. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para guru ngaji sekaligus memastikan setiap program dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anggota.
&nbsp;
"Seluruh pengurus diharapkan terus meningkatkan komunikasi dan kerja sama agar pelaksanaan program PGNKB berjalan efektif, terutama dalam pendataan BPJS Kesehatan, persiapan Bimtek, serta program-program sosial dan pemberdayaan guru ngaji," ujarnya.
&nbsp;
Selain membahas aspek administrasi dan teknis pelaksanaan program, rapat koordinasi juga menjadi forum untuk menyerap aspirasi dari para koordinator desa mengenai berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan langkah tindak lanjut organisasi.
&nbsp;
Melalui rapat koordinasi ini, PGNKB Kecamatan Margahayu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada guru ngaji, serta mendukung keberhasilan program-program yang telah dicanangkan oleh PGNKB Kabupaten Bandung demi terwujudnya kesejahteraan dan peningkatan kapasitas guru ngaji.
&nbsp;
Abeh ]]></content:encoded>
        </item>
            <item>
            <title>PGNKB Intensifkan Pembinaan di Solokanjeruk, Fokus Percepatan Bimtek dan Aktivasi BPJS Guru Ngaji  Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) terus memperkuat pembinaan organisasi hingga ke tingkat kecamatan. Kali i</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/13/pgnkb-intensifkan-pembinaan-di-solokanjeruk-fokus-percepatan-bimtek-dan-aktivasi-bpjs-guru-ngaji-kabupaten-bandung-1-agustus-2026-persatuan-guru-ngaji-kabupaten-bandung-pgnkb-terus-memperkuat-pembinaan-organisasi-hingga-ke-tingkat-kecamatan-kali-ini-kunju</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/13/pgnkb-intensifkan-pembinaan-di-solokanjeruk-fokus-percepatan-bimtek-dan-aktivasi-bpjs-guru-ngaji-kabupaten-bandung-1-agustus-2026-persatuan-guru-ngaji-kabupaten-bandung-pgnkb-terus-memperkuat-pembinaan-organisasi-hingga-ke-tingkat-kecamatan-kali-ini-kunju</guid>
            <description><![CDATA[ PGNKB Intensifkan Pembinaan di Solokanjeruk, Fokus Percepatan Bimtek dan Aktivasi BPJS Guru Ngaji &nbsp; Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 &ndash; Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) terus&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 07:05:14 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ PGNKB Intensifkan Pembinaan di Solokanjeruk, Fokus Percepatan Bimtek dan Aktivasi BPJS Guru Ngaji
&nbsp;
Kabupaten Bandung, 1 Agustus 2026 &ndash; Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) terus memperkuat pembinaan organisasi hingga ke tingkat kecamatan. Kali ini, kunjungan kerja dilaksanakan di Madrasah Nurul Ilmi, Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Sabtu (1/8), sebagai tindak lanjut arahan Ketua Umum PGNKB, H. Uya Mulyana, untuk mempererat koordinasi dengan seluruh pengurus wilayah.
&nbsp;
Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Koordinator Kecamatan Solokanjeruk, H. Endang Komarudin, dan dihadiri seluruh Koordinator Desa Guru Ngaji se-Kecamatan Solokanjeruk. Hadir pula jajaran pengurus PGNKB Kabupaten Bandung dari Bidang Organisasi, Bidang Humas, serta Bendahara.
&nbsp;
Dalam sambutannya, H. Endang Komarudin menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja pengurus kabupaten yang dinilai menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dalam menjalankan program organisasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pengurus kabupaten dengan pengurus di tingkat kecamatan dan desa.
&nbsp;
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menghasilkan sejumlah pembahasan strategis. Salah satu agenda utama adalah persiapan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi guru ngaji yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas sumber daya manusia para pendidik Al-Qur'an di Kabupaten Bandung.
&nbsp;
Selain itu, persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi perhatian utama. Koordinator Kecamatan Solokanjeruk mengungkapkan masih terdapat sejumlah guru ngaji yang status kepesertaan BPJS Kesehatannya belum aktif, sehingga diharapkan adanya pendampingan dari pengurus kabupaten agar proses pengaktifan kembali dapat segera direalisasikan dan para guru ngaji memperoleh jaminan layanan kesehatan.
&nbsp;
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen PGNKB dalam memastikan seluruh program organisasi berjalan efektif di setiap wilayah. Melalui sinergi yang kuat antara pengurus kabupaten, kecamatan, dan desa, PGNKB berharap pelayanan kepada guru ngaji semakin optimal, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas para guru ngaji di Kabupaten Bandung.
&nbsp;
Abeh ]]></content:encoded>
        </item>
            <item>
            <title>Anggota BPD dari 117 Desa di Kabupaten Bandung Resmi Dilantik, Sutisna Mantan Guru Ngaji Siap Mengabdi untuk Desa</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/12/anggota-bpd-dari-117-desa-di-kabupaten-bandung-resmi-dilantik-sutisna-mantan-guru-ngaji-siap-mengabdi-untuk-desa</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/12/anggota-bpd-dari-117-desa-di-kabupaten-bandung-resmi-dilantik-sutisna-mantan-guru-ngaji-siap-mengabdi-untuk-desa</guid>
            <description><![CDATA[ KABUPATEN BANDUNG &ndash; Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 117 desa di Kabupaten Bandung resmi dilantik pada Kamis, 30 Juli 2026. Prosesi pelantikan berlangsung di Dome Balerame, Kabupaten&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 10:12:15 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ KABUPATEN BANDUNG &ndash; Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 117 desa di Kabupaten Bandung resmi dilantik pada Kamis, 30 Juli 2026. Prosesi pelantikan berlangsung di Dome Balerame, Kabupaten Bandung, serta dihadiri Bupati Kabupaten Bandung, para kepala desa, camat, dan jajaran perangkat daerah.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi anggota BPD dari 117 desa yang akan mengemban amanah masyarakat di wilayahnya masing-masing. Sebagai lembaga yang mewakili aspirasi warga, BPD memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
Melalui sinergi yang baik antara BPD, pemerintah desa, serta masyarakat, diharapkan berbagai program pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan warga.
Salah satu sosok yang turut dilantik adalah Sutisna, anggota BPD dari Desa Padamulya. Sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai anggota BPD, Sutisna dikenal aktif sebagai guru ngaji yang selama ini membina masyarakat melalui kegiatan pendidikan keagamaan.
Berbekal pengalaman tersebut, ia optimistis dapat menjalankan tugas sebagai wakil masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan semangat pengabdian. Menurutnya, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi modal penting dalam menyerap aspirasi warga sekaligus mendorong pembangunan desa.

"Saya mengucapkan syukur Alhamdulillah atas amanah yang diberikan. Mudah-mudahan kepercayaan ini dapat saya jalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan demi kemajuan desa serta kepentingan masyarakat," ujar Sutisna.

Pada kesempatan itu, Sutisna juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Padamulya, Iwan Kartiwa, beserta seluruh panitia pemilihan BPD yang telah menyelenggarakan seluruh tahapan pemilihan hingga pelantikan dengan baik.
Menurutnya, suksesnya proses pemilihan dan pelantikan tidak terlepas dari kerja sama serta dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

"Terima kasih kepada Bapak Kepala Desa Padamulya, Bapak Iwan Kartiwa, serta seluruh panitia yang telah bekerja dan melaksanakan tugas dengan baik hingga kami dapat mengikuti pelantikan ini," tuturnya.


Pelantikan anggota BPD dari 117 desa ini menandai dimulainya masa pengabdian baru bagi para wakil masyarakat di tingkat desa. Keberadaan BPD diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa, membahas dan menyepakati peraturan desa bersama kepala desa, serta menyalurkan aspirasi masyarakat secara berkelanjutan.
Bagi Sutisna, amanah sebagai anggota BPD bukan sekadar jabatan, melainkan kelanjutan dari pengabdian yang selama ini telah dijalani. Setelah mengabdikan diri melalui kegiatan mengajar mengaji dan pembinaan masyarakat, kini ia siap mengambil peran yang lebih luas dalam mendukung pembangunan Desa Padamulya, memperjuangkan aspirasi warga, serta berkontribusi menciptakan desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi seluruh anggota BPD dari 117 desa di Kabupaten Bandung untuk menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat demi terwujudnya pembangunan desa yang berkelanjutan. ]]></content:encoded>
        </item>
            <item>
            <title>PT Media Sorot Edukasi Indonesia Dorong UMKM Lokal Jadi Sorotan</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/11/pt-media-sorot-edukasi-indonesia-dorong-umkm-lokal-jadi-sorotan</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/11/pt-media-sorot-edukasi-indonesia-dorong-umkm-lokal-jadi-sorotan</guid>
            <description><![CDATA[ Coba deh pikir, siapa yang selama ini peduli sama UMKM kecil di Bandung, Garut, Sumedang, atau Ciamis? Banyak yang ketipu sama narasi media besar yang cuma ngangkat brand gede. Padahal, UMKM lokal itu&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Mon, 23 Mar 2026 14:47:20 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ Coba deh pikir, siapa yang selama ini peduli sama UMKM kecil di Bandung, Garut, Sumedang, atau Ciamis? Banyak yang ketipu sama narasi media besar yang cuma ngangkat brand gede. Padahal, UMKM lokal itu tulang punggung ekonomi rakyat.
PT Media Sorot Edukasi Indonesia hadir buat nutup celah itu. Lewat liputan ceplas-ceplos dan data yang nggak bisa bohong, Sorot Edukasi sering naikin usaha kecil biar nggak tenggelam. Dari warung kopi di Cicadas, konveksi di Jatinangor, sampai laundry koin Hazz Clean Express di Ujung Berung &mdash; semua pernah jadi headline.
Ironisnya, banyak UMKM baru dapet perhatian setelah viral di TikTok. Masalahnya, kalau nggak ada media yang peduli, siapa yang bantu mereka bertahan? Sorot Edukasi percaya: literasi digital bukan cuma soal keamanan, tapi juga soal ekonomi rakyat.
Dampak Liputan Sorot Edukasi






Daerah
UMKM yang Diangkat
Dampak




Bandung (Cicadas, Gedebage)
Warung kopi, laundry koin Hazz Clean Express
Viral di TikTok, pelanggan naik


Garut (Cipanas, Wanaraja)
Dodol, baso aci, kuliner khas
Penjualan meningkat saat liburan


Sumedang (Jatinangor, Alun-alun)
Tahu Sumedang, konveksi mahasiswa
Masuk ke pasar modern &amp; minimarket


Ciamis (Panjalu, Kawali)
Kerajinan bambu, makanan tradisional
Dapat akses ke pameran nasional






"Sorot Edukasi, dari rakyat untuk rakyat. Sampai kapan mau begini kalau UMKM lokal nggak diangkat?" ]]></content:encoded>
        </item>
            <item>
            <title>Forum Guru Ngaji, Pilar Moral Negeri (PGN&#45;OR.ID)</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/10/forum-guru-ngaji-pilar-moral-negeri-pgn-orid</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/10/forum-guru-ngaji-pilar-moral-negeri-pgn-orid</guid>
            <description><![CDATA[ Forum Persatuan Guru Ngaji (PGN) hadir sebagai kekuatan moral bangsa, mengangkat peran guru ngaji sebagai agen perubahan melalui dakwah dan pendidikan karakter di seluruh penjuru negeri. PGN KB &ndash;&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Sat, 02 Aug 2025 08:33:41 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ 
Forum Persatuan Guru Ngaji (PGN) hadir sebagai kekuatan moral bangsa, mengangkat peran guru ngaji sebagai agen perubahan melalui dakwah dan pendidikan karakter di seluruh penjuru negeri. PGN KB &ndash; Kabupaten Bandung.

Dalam hiruk-pikuk arus modernisasi dan derasnya informasi digital, keberadaan guru ngaji justru menjadi penopang penting dalam menjaga akar moral dan spiritual bangsa. Forum Persatuan Guru Ngaji (PGN) hadir sebagai wadah solid yang menyatukan ribuan guru ngaji dari berbagai pelosok Indonesia, khususnya dari desa-desa hingga kota.
Forum ini tidak sekadar tempat berkumpulnya para pengajar Al-Qur&rsquo;an, melainkan ruang strategis dalam membangun nilai, karakter, dan etika generasi muda. Di tengah tantangan zaman, guru ngaji memainkan peran sebagai penjaga nilai dan penyambung tradisi keislaman yang rahmatan lil &lsquo;alamin.
&ldquo;Jika satu guru bisa mengubah satu murid, maka seribu guru ngaji bisa mengubah arah sebuah bangsa,&rdquo; begitu salah satu kutipan kuat yang menjadi semangat gerakan PGN. Melalui dakwah bil hikmah, pendekatan penuh kasih, serta program pemberdayaan&mdash;seperti pelatihan, advokasi, dan insentif kemitraan&mdash;PGN berupaya mengangkat harkat dan kesejahteraan para guru ngaji agar tetap semangat dalam mengabdi.
Sebagai bagian dari elemen keumatan yang hidup dan dinamis, forum ini terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, dan media dakwah digital. Dengan semangat &ldquo;Mengaji, Mengabdi, Membangun Negeri,&rdquo; PGN.or.id menjadi mercusuar gerakan moral bangsa yang membumi dan membangun dari akar rumput. ]]></content:encoded>
        </item>
            <item>
            <title>Pelatihan Guru Ngaji di Kampung Cipadung Wetan: Menyulam Harapan dari Musala Sederhana</title>
            <link>https://pgn-kb.com/read/4/pelatihan-guru-ngaji-di-kampung-cipadung-wetan-menyulam-harapan-dari-musala-sederhana</link>
            <guid>https://pgn-kb.com/read/4/pelatihan-guru-ngaji-di-kampung-cipadung-wetan-menyulam-harapan-dari-musala-sederhana</guid>
            <description><![CDATA[ &ldquo;Kami tidak punya banyak fasilitas, tapi kami punya niat yang tak pernah padam,&rdquo; ujar Ustazah Iroh, salah satu pengajar di Kampung Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan, Kabupaten Bandung.&#8230; ]]></description>
            <pubDate>Thu, 31 Jul 2025 12:00:31 +0000</pubDate>
            <category></category>
            <content:encoded><![CDATA[ 
&ldquo;Kami tidak punya banyak fasilitas, tapi kami punya niat yang tak pernah padam,&rdquo; ujar Ustazah Iroh, salah satu pengajar di Kampung Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan, Kabupaten Bandung.


Fakta Singkat:


Lokasi: Kampung Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan, Kabupaten Bandung


Waktu: 31 Juli 2025


Tokoh/Kontributor: Ustazah Iroh, Relawan PGN-KB


Dokumentasi: Galeri Pelatihan PGN



Membina dari Pelosok: Latar Belakang Kegiatan
Di tengah keterbatasan ruang dan fasilitas, para guru ngaji di Kampung Cipadung Wetan tak pernah berhenti menyalakan lentera ilmu. Melalui sinergi PGN-KB dan Yayasan Nurul Qolbu Albaroqah, pelatihan dasar metodologi mengaji diadakan selama dua hari.
Musala kecil di kampung itu disulap menjadi ruang pelatihan intensif, diikuti oleh 26 guru ngaji dari sekitar Kecamatan Panyileukan.

Materi dan Aktivitas
Pelatihan ini mencakup:


Metodologi pengajaran Iqra&rsquo; dan Al-Qur&rsquo;an untuk anak-anak


Praktik mengajar dengan pendekatan kasih sayang


Pemahaman dasar psikologi santri usia dini


Adab pengajar dan nilai dakwah komunitas



&ldquo;Saya belajar bukan hanya cara mengajar, tapi juga cara menyentuh hati anak-anak,&rdquo; ucap Kang Asep, salah satu peserta.


Nilai dan Refleksi
Kegiatan ini bukan hanya soal ilmu, tapi juga tentang memperkuat silaturahmi, membangkitkan semangat, dan memperjelas arah dakwah kampung.
PGN-KB berkomitmen menjadikan setiap guru ngaji sebagai agen perubahan moral dan spiritual.

Mari Dukung Dakwah dari Kampung
Pelatihan ini akan terus dilaksanakan secara bergilir di berbagai kecamatan Kabupaten Bandung. Anda bisa ikut menyebarkan manfaat melalui:


Donasi untuk perlengkapan guru ngaji


Menjadi relawan pengajar


Menyebarkan informasi dakwah PGN



Karena perubahan besar sering dimulai dari tempat yang sederhana &mdash; dari musala kecil, dari guru ngaji yang tak pernah lelah.


Artikel Terkait
Peresmian PGN-KB oleh Kang DSKisah Ustaz Encep: Dakwah di Tengah Ladang Teh ]]></content:encoded>
        </item>
        </channel>
</rss>