Rumah Rois Syuriah MWCNU Cimenyan Diduga Dirusak, GP Ansor Desak Polisi Usut Tuntas
KABUPATEN BANDUNG — Rumah Rois Syuriah MWCNU Cimenyan, KH. Uye Waryo, di Kampung Arcamanik, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, diduga dirusak sekelompok orang pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Peristiwa tersebut bermula ketika KH. Uye Waryo menegur pengendara sepeda motor yang melintas di sekitar rumahnya dengan suara knalpot yang dinilai bising dan mengganggu ketenangan warga pada malam hari.
Teguran itu kemudian diduga berujung pada aksi pengrusakan. Sejumlah orang disebut mendatangi kediaman KH. Uye Waryo dan masuk ke dalam rumah. Dalam kejadian tersebut, beberapa barang milik korban dilaporkan mengalami kerusakan, antara lain kaca pintu, kursi, serta gelas.
Atas kejadian tersebut, korban bersama pihak terkait telah melaporkan dugaan pengrusakan itu kepada Polsek Cimenyan. Polisi kemudian mengamankan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus tersebut mendapat perhatian dari GP Ansor Kabupaten Bandung. Organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama itu mengecam keras dugaan aksi pengrusakan dan meminta aparat kepolisian menangani perkara secara profesional serta mengusutnya hingga tuntas.
“Kami mengecam keras tindakan pengrusakan terhadap rumah KH. Uye Waryo. Kami meminta aparat penegak hukum mengusut perkara ini secara objektif dan memastikan siapa pun yang terbukti terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Ketua GP Ansor Kabupaten Bandung, Dede Soemarsah.
Menurutnya, perbedaan atau persoalan yang terjadi di tengah masyarakat semestinya diselesaikan melalui komunikasi dan jalur hukum, bukan dengan tindakan kekerasan maupun pengrusakan.
GP Ansor juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian. Proses hukum diharapkan dapat berjalan transparan dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Sementara itu, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh kronologi, motif, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan pengrusakan tersebut.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
HUT Ke-81 RI, PGN Kabupaten Bandung Ajak Guru Ngaji Perkuat Persatuan dan Jaga NKRI
KABUPATEN BANDUNG — 17 Agustus 2026 Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat
HUT Ke-81 RI, PGN Kabupaten Bandung Ajak Guru Ngaji Perkuat Persatuan dan Jaga NKRI
KABUPATEN BANDUNG — 17 Agustus 2026 Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat
Persatuan Guru Ngaji (PGN) Kabupaten Bandung Tegaskan Komitmen Jaga NKRI pada HUT ke-81 RI
Kabupaten Bandung, 17 Agustus 2026 — Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGN-KB) menegaskan komit
PGNKB Serahkan Bantuan Tunai kepada Guru Ngaji Korban Kebakaran di Arjasari
Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 – Persatuan Guru Ngaji Kabupaten Bandung (PGNKB) menunjukkan kepedulian nyata terhadap anggotanya yang tertimpa musibah kebakaran dengan menyalur
Dedikasi Panjang Berbuah Penghormatan, Sukron Suherman, S.Pd. Resmi Purna Tugas sebagai Sekretaris Kecamatan Pacet
Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 – Suasana penuh haru dan rasa hormat mengiringi purna tugas Sukron Suherman, S.Pd. sebagai Sekretaris Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Setelah
Rumah Guru Ngaji di Arjasari Hangus Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 – Musibah kebakaran menimpa rumah milik guru ngaji, Hajah Ai Rohimah, yang berlokasi di Kampung Cimentrik RT 051/RW 007, Kecamatan Arjasari, Kabu
Anggota BPD dari 117 Desa di Kabupaten Bandung Resmi Dilantik, Sutisna Mantan Guru Ngaji Siap Mengabdi untuk Desa
KABUPATEN BANDUNG – Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 117 desa di Kabupaten Bandung resmi dilantik pada Kamis, 30 Juli 2026. Prosesi pelantikan berlangsung di Dome Bal
PT Media Sorot Edukasi Indonesia Dorong UMKM Lokal Jadi Sorotan
Coba deh pikir, siapa yang selama ini peduli sama UMKM kecil di Bandung, Garut, Sumedang, atau Ciamis? Banyak yang ketipu sama narasi media besar yang cuma ngangkat brand gede. Padahal,
